Kamis, 02 Januari 2014

Pajero Sport, DPRD “Panas Telinga

Jumat, 3 Januari 2014
Pajero Sport, DPRD “Panas Telinga”

TANJUNG SELOR – Pengadaan mobil ambulans puskesmas Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan lagi disoroti wakil rakyat di DPRD Bulungan. Bahkan ada yang sampai “panas” telinga.
Betapa tidak, anggota dewan memang punya andil dalam penentuan anggaran yang alokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulungan Perubahan tahun 2013.
Sekretaris Komisi II DPRD Bulungan Agung Wahyudianto misalnya, mengaku kecewa terhadap pengadaan mobil ambulans yang lebih mirip dengan mobil mewah itu.
Bahkan, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, pengadaan mobil ambulans tidak memiliki perencanaan yang bagus.
“Sesungguhnya, pengadaan mobil ambulans di Dinas Kesehatan kemungkinan besar kurang direncanakan secara baik,” nilai Agung kemarin (1/1).
DPRD sendiri, kata Agung, saat pembahasan anggaran memang menyetujui pengadaan mobil ambulans berdasarkan kebutuhan di lapangan yakni mobil dobel garda. Namun, jelas dia, persetujuan anggota DPRD itu untuk mobil ambulans bukan mobil mewah sebagaimana yang sudah ada di halaman Dinas Kesehatan saat ini.
“Waktu pembahasan, memang kita setujui pengadaan ambulans tersebut, sekali lagi ambulans bukan mobil sport yang nantinya akan di modifikasi jadi ambulans,” tegas Agung
Soal persetuan anggaran pengadaan mobil, Agung menegaskan, wewenang DPRD hanya sebatas pada persetujuan anggaran, terkait dengan detail dan spesifikasi kegiatan ada pada masing-masing SKPD.
Sementara itu, saat dimintai ketegasan sikap DPRD menyikapi hal ini, Agung menambahkan, DPRD akan memanggil Dinas Kesehatan selaku pengguna anggaran untuk meminta keterangan terkait pengadaan tersebut.
“Nanti kita akan panggil Dinas Kesehatan, perlu kita mintai keterangan dari Dinkes,” ucap Agung sembari mengaku kecewa dan menyayangkan dalam proses pengadaannya.
Sebagaimana diketahui, Dinas Kesehatan Bulungan melalui APBD Perubahan 2013 melakukan pengadaan mobil ambulans untuk empat puskesmas di empat kecamatan yakni, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Barat dan Tanjung Palas Tengah.  Sedangkan satu mobil ambulans lagi masih dalam kajian tim dari Dinas Kesehatan apakah akan diberikan ke Puskesmas di Tanjung Selor atau Tanjung Palas. Pengadaan mobil ambulans itu sempat menarik perhatian, sebab, mobil ambulans itu tidak mirip sebagaimana kendaraan penganggkut orang sakit pada umumnya, bahkan mobil yang belum memiliki plat nomor polisi itu lebih terlihat mobil mewah.
Kepala Dinas Kesehatan I Dewan Budi Santoso mengatakan, jika pengadaan mobil ambulans itu murni untuk kepentingan pelayanan kesehatan sebagaimana arahan dari Bupati H Budiman Arifin. “Pelayanan kesehatan itu harus sama baik yang di Jakarta maupun di Bulungan itu amanah undang-undang,” katanya. Alasan Dinas Kesehatan membeli mobil seharga kurang lebih Rp 420 juta per unit itu lantaran, waktu yang terlalu mepet serta kebutuhan mobil doble gardan sebagaimana di perlukan di lapangan. (din)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar